Saturday, January 16, 2010

Mbah Surip, We Love You Full...

Penulis: Jodhi Yudono
Editor: P. Sumaryo, Melvi Yendra
Penerbit: Grasindo (Kompas Gramedia Group), 2009

Mungkin benar, semua orang ikut kehilangan Mbah Surip. Anak kecil hingga orang tua, wanita maupun pria semuanya menyanyikan lagu Mbah Surip, “Tak gendong ke mana-mana, enak toh, mantep toh, daripada naik ojek, kesasar”.
Hidup yang ringan dan hidup yang merdeka. Saat orang berlomba-lomba mencari kemuliaan hidup melalui penumpukan materi dan kekuasaan, Mbah Surip tetap menjaga pikiran dan hatinya untuk tetap merdeka. Kata teman-temannya yang sama-sama di Bulungan, definisi kemewahan bagi Mbah Surip adalah jika minum kopi dan merokok kapan pun ia mau.

Kini, Mbah Surip telah tiada. Selamat jalan Mbah.[]

No comments: