Monday, August 3, 2009

The King of Bollywood



Penulis: Anupama Chopra
Penyunting: Melvi Yendra
Penerbit: Hikmah, Agustus 2008

Di India dia adalah dewa masa kini. Poster-posternya dijual sejajar dengan gambar dewa-dewi, para penggemarnya menulis surat kepadanya dengan darah mereka, tempat-tempat suci dibangun atas namanya. Lebih dari itu, perjalanan hidup dan perjuangan cintanya sama menakjubkannya dengan film-film Bollywood yang dia bintangi.

Dalam industri eksklusif yang tadinya hanya menyediakan tempat untuk anggota keluarga, Shah Rukh mendobrak tradisi. Walaupun keluarganya bukan dari kalangan sinema, bukan pula orang kaya, dia membuktikan betapa kerja keras dan tekad baja mampu meruntuhkan segala mitos dan membuatnya mampu menyongsong beragam tantangan.


Statusnya sebagai seorang Muslim di tengah lingkungan yang dominan Hindu, malah menjadikannya superstar yang langka dan bahkan membuatnya selamat dari teror dan ancaman pembunuhan mafia India. Jatuh bangunnya dalam karier membuat pria karismatis ini semakin bijaksana dalam menyikapi hidupnya. Kini dia dielu-elukan sebagai King Khan.

***

Ketika diminta Penerbit Hikmah menyunting naskah ini, awalnya saya mengira buku ini akan berisi cerita perjalanan mulus jenjang karier Shah Rukh Khan di pentas perfilman India. Ternyata saya salah besar. Buku ini mengupas tuntas sisi lain Shah Rukh, yang mungkin, belum banyak disiarkan di media massa.

Perkenalan saya sendiri dengan Shah Rukh dimulai ketika film Kuch Kuch Hota Hai booming di Indonesia. Saat itu saya masih kuliah, dan terpancing ajakan beberapa teman, saya akhirnya nonton film ini dan anehnya, saya suka. Padahal sebelumnya saya sama sekali tidak melirik film-film Bollywood. Beberapa film Shah Rukh berikutnya, juga saya tonton, dengan kekaguman yang sama. Entah karena memang saat itu film India mulai sedikit "beda" atau karena sosok Shah Rukh yang berhasil menyihir banyak penonton di Indonesia, termasuk saya.

Saya rekomendasikan buku ini untuk dibaca. Shah Rukh memang tokoh yang luar biasa. Sejarah hidupnya penuh lika liku. Gemerlap kebintangan yang tersemat di dadanya hari ini, ternyata tak dicapai dengan mudah. Dan, yang paling mengesankan, tentu saja, cara Anupama Chopra merangkai biografi Shah Rukh ini menjadi buku yang enak dibaca. Anehnya, saya baru tahu kalau Anupama itu perempuan setelah menerima kiriman buku ini dari Penerbit Hikmah. Saat menyunting buku ini, saya mengira penulisnya adalah seorang pria.[]

No comments: