Tuesday, September 26, 2006

Madhouse

MADHOUSE
The Story of a Genius Murderer
Penulis PATRICK MCGRATH
Penerjemah -
Penyunting MARVEL NEYDI
Penerbit DASTAN BOOKS
Terbit JANUARI 2007


DESKRIPSI BUKU_____________________________________________________

The New York Times Bestseller & Notable Book of the Year
The Guardian Book of the Year

***

Kisah cinta katastrofik yang menghancurkan banyak kehidupan. Diwarnai oleh pembunuhan keji dan bunuh diri. Cinta obsesif seorang seniman genius yang sakit jiwa. Seorang maestro yang membuat patung kepala korbannya...

***

Edgar Stark, seorang pematung, mendekam di rumah sakit jiwa penjara karena membunuh istrinya, Ruth. Awalnya, Ruth adalah modelnya. Sampai kemudian semuanya berada di luar kendali. Edgar membunuh Ruth, memotong kepala dan tubuhnya.

Di balik penampilan luarnya yang menarik, Edgar mengidap gangguan psikologis akut dan memendam potensi kekerasan yang bisa terpicu kapan saja. Yang lebih berbahaya, ia mampu memanipulasi pikiran orang lain agar mengikuti alur pikirannya.

Dengan daya tariknya, Edgar mudah memikat wanita termasuk Stella, istri seorang dokter di rumah sakit itu. Stella terseret arus pikiran Edgar. Terjebak cinta obsesifnya. Demi Edgar, Stella rela meninggalkan keluarganya dan membiarkan anaknya mati. Bahkan ketika Edgar membuat patung kepalanya, tampaknya Stella rela menanggalkan nyawanya. Namun bagi Edgar, itu bukanlah akhir dari kegilaannya...



PUJIAN-PUJIAN______________________________________________________



Mendebarkan, sarat ketegangan...
—The New York Times

Kemampuan McGrath menyampaikan puncak kegilaan dalam prosa yang kuat-terkendali telah lama terlihat, dan novel ini adalah ekspresinya yang paling brilian.
—Anthony Quinn

Sarat dengan kalimat yang indah dan ironi yang luar biasa.
—Guardian

Fasih dan brilian... sungguh memikat.
—The Times

Sebuah perjalanan menuju kegilaan yang secara sempurna digambarkan...
—The New York Times

McGrath amat menyukai sisi beracun dari berbagai hal.
—Publishers Weekly

Luar biasa... Kengerian dan kebenciannya tidak seperti apa yang kita duga...
—New Yorker

Penggambarannya tak terlupakan...
—Amazon.com

Kesenangan yang langka... Tiap halaman sarat dengan isyarat, misteri, dan pertanda akan datangnya bencana.
—The Los Angeles Times Sunday Book Review

McGrath mengeksplorasi isu-isu kekuasaan, nafsu, dan definisi kewarasan yang selalu berubah...
—Booklist

McGrath, yang pantas disebut sebagai pewaris Poe, di sini melangkah lebih tinggi—menghasilkan karya fiksi dalam tradisi Henry James.
—Kirkus Reviews

Sebuah tour de force cerita-tegang.
—San Francisco Chronicle

Ditulis dengan indah, kompleks secara moral, sungguh meyakinkan.
—People

Sungguh tragis... Tak terlupakan.
—Daily Telegraph
Sebuah novel yang amat mengagumkan; tidak menggemparkan namun mengejutkan secara perlahan, kaya namun tidak di aktivitas permukaannya… melainkan di kedalaman jiwanya.
—Spectator
Ia (McGrath) menulis dengan indah.
—Sunday Times
Sebuah novel yang cerdas dan dirangkai dengan indah.
—Sunday Telegraph
McGrath menghadirkan ketegangan hingga halaman terakhir...
—New Statesman
Sebuah buku dengan ketegangan yang luar biasa, karya yang luar biasa...
—Time Out

Tulisannya (McGrath) yang berbahaya mengancam kedamaian batin...
—Mail on Sunday

No comments: